Pengukuhan Dekan & Yudisium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Labuhan Batu

Yudisium merupakan pengumuman nilai kepada mahasiswa sebagai proses penilaian akhir dari seluruh mata kuliah yang telah diambil mahasiswa dan penetapan nilai dalam transkrip akademik, serta memutuskan lulus atau tidaknya mahasiswa dalam menempuh studi selama jangka waktu tertentu, yang ditetapkan oleh pejabat berwenang yang dihasilkan dari keputusan rapat yudisium. Keputusan Yudisium dinyatakan dengan keputusan Dekan.

Prosesi Yudisium khusus calon wisudawan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis berlangsung di Auditorium Universitas Labuhanbatu sekaligus Pengukuhan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Bapak Pristiyono, SE, M.Si oleh Rektor Universitas Labuhanbatu Bapak Ade Parlaungan Nasution, SE, M.Si. Acara Yudisium Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini juga dihadiri oleh Wr I Bid. Akademik Dahrul Amman Harahap, SP.t, M.Pd, MM, Wr II Bid. Adm dan Keuangan Dr. Sumitro, M.Si dan Wr. III Bid. Kemahasiswaan Dr. Amin Harahap, M.Si serta perwakilan Dekan-dekan Fakultas Universitas Labuhanbatu.

Dalam acara tersebut, Ade Parlaungan selaku Rektor ULB mengkukuhkan Pristiyono, SE, M.Si sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Prosesi pengukuhan berjalan hikmad seluruh tamu undangan dan mahasiswa yang akan di yudisium bertepuk tangan.

 

Wajah riang gembira tampak pada calon  wisudawan Universitas Labuhanbatu khususnya mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Setelah dibacakan surat keputusan Dekan, mahasiswa seperti bebas dari tugas berat yang membelenggunya setiap hari.

 

Ada 329 mahasiswa yang segera bergelar Sarjana Ekonomi (S.E). “Tak terbayang bisa mengikuti Yudisium,” kata Irna (22), mahasiswi Jurusan MAnajemen FEB ULB, peraih indek prestasi komulatif (IPK) tertinggi 3,83, Sabtu (24/8/2019). Dalam prosesi Yudisum Mahasiswa FEB ULB diikuti Rektor Universitas Labuhanbatu Bapak Ade Parlaungan Nasution, SE, M.Si memberikan pesan kepada mahasiswa yang lulus kuliah agar bisa menjadikan ilmu pengetahuan yang dapat bisa bermanfaat di masyarakat. Selain itu, jika sudah menjadi alumni tetap menjaga nama baik almamater Universitas Labuhanbatu. “Selama di kampus yang dihadapi hanya Dosen. Nanti kalau sudah di masyarakat yang akan dihadapi lebih kompleks,” imbuhnya.